Wali Kota Pontianak Tekankan Peran Penting Lansia dalam Pembangunan di Momentum HLUN 2025

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bingkisan dan bibit pohon kepada warga lansia pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional. Foto: HO/Faktakalbar.id
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bingkisan dan bibit pohon kepada warga lansia pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional. Foto: HO/Faktakalbar.id
  • Kesehatan yang optimal
  • Pendidikan dan pemberdayaan
  • Keterlibatan sosial
  • dukungan keluarga dan masyarakat
  • Pembangunan infrastruktur yang ramah lansia

Di bidang kesehatan, Pemkot Pontianak berkomitmen meningkatkan akses layanan kesehatan melalui puskesmas, rumah sakit, dan berbagai program kesehatan masyarakat.

Pemeriksaan rutin dan pengobatan khusus lansia juga akan terus ditingkatkan.

Baca Juga: Evaluasi Layanan Publik, Pemkot Pontianak Fokus Hilangkan Aturan yang Menyulitkan

“Pendidikan tidak mengenal usia. Lansia tetap bisa menjadi bagian aktif dari masyarakat,” tegas Edi, mengajak lansia untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan baru.

Selain itu, Pemerintah Kota juga akan membangun fasilitas publik yang ramah lansia, seperti trotoar aman, akses transportasi yang mudah, dan ruang terbuka yang mendukung aktivitas lansia.

Edi mengimbau semua elemen masyarakat untuk memanfaatkan momentum HLUN sebagai ajang memperkuat komitmen membangun Pontianak yang ramah bagi lansia.

“Mari kita ciptakan Pontianak yang sejahtera, di mana semua orang, termasuk lansia, dapat hidup bermartabat dan bahagia,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati, menambahkan, pihaknya telah melakukan pendataan lansia di berbagai wilayah selama tahun 2025.

Pendataan ini untuk memetakan potensi dan aktivitas produktif para lansia.

Baca Juga: Pemkot Pontianak Tegaskan Komitmen Jalankan SPMB 2025 Secara Transparan dan Adil

“Dari hasil pendataan bersama pekerja sosial Kementerian Sosial, ditemukan lebih dari 100 lansia yang masih aktif menjalankan usaha,” jelas Trisnawati.

Pendataan ini menjadi dasar bagi Dinas Sosial untuk merancang program pemberdayaan lansia agar mereka tetap produktif dan bisa menopang ekonomi keluarga.

“Setelah data fix kami dapatkan, kami akan membuat kegiatan yang terarah agar lansia terus produktif dan berkontribusi,” ujarnya.

Dalam peringatan HLUN 2025, Trisnawati menyampaikan bahwa tema “Lansia Sehat, Lansia Bahagia, Indonesia Sejahtera” sejalan dengan visi Kota Pontianak.

Dengan angka harapan hidup warga yang mencapai 74 tahun, Pemerintah berkomitmen memastikan lansia tetap sehat dan mandiri.

“Pemerintah tugasnya mengakomodasi. Jika ada organisasi atau lembaga yang ikut mendampingi, itu akan sangat membantu memperkuat peran lansia dalam pembangunan,” pungkas Trisnawati. (ra/prokopim)

Baca Juga: Pemkot Pontianak Tingkatkan Pelayanan Publik Lewat Mal Pelayanan Publik dan Klinik Investasi