Kodim 1209/Bengkayang Gelar Simulasi Cegah Karhutla, Libatkan Banyak Instansi

Anggota Kodim 1209/Bengkayang saat mengikuti simulasi penanggulangan karhutla bersama instansi terkait di wilayah Kecamatan Lumar, Bengkayang. Foto: HO/Faktakalbar.id
Anggota Kodim 1209/Bengkayang saat mengikuti simulasi penanggulangan karhutla bersama instansi terkait di wilayah Kecamatan Lumar, Bengkayang. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Kodim 1209/Bengkayang menggelar pelatihan simulasi dan bimbingan teknis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan ini berlangsung di wilayah Makodim, Jalan Lumar Ledo, Desa Magmagan Karya, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, pada Rabu (18/6/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh berbagai instansi terkait sebagai bentuk kesadaran bersama dan tanggung jawab menjaga kelestarian hutan serta lahan di wilayah Kalimantan Barat.

Baca Juga: Menteri Kehutanan Raja Juli Apresiasi Penurunan Karhutla di Kalimantan Barat dalam 5 Tahun Terakhir

Dalam simulasi tersebut, para peserta dilatih untuk menghadapi situasi darurat karhutla secara cepat dan terkoordinasi.

“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan setiap personel siap menghadapi kondisi darurat, sehingga kerusakan akibat kebakaran bisa diminimalisir,” ujar salah satu perwakilan Kodim 1209/Bky.

Simulasi ini bertujuan meningkatkan keterampilan prajurit TNI dan aparat lainnya dalam menangani karhutla. Dengan latihan rutin, mereka diharapkan bisa lebih tanggap, cepat, dan efektif saat terjadi kebakaran.

Selain pelatihan, Kodim 1209/Bengkayang juga terus meningkatkan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

Langkah ini dilakukan agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena cara tersebut menjadi salah satu penyebab utama terjadinya karhutla.

Baca Juga: Bupati dan Wakil Kubu Raya Sujiwo dan Sukiryanto Bersama Tim Gabungan Karhutla Tinjau Lokasi Kebakaran di Samping SMAN 4

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan api untuk membuka lahan. Ini sangat berbahaya dan bisa merugikan banyak pihak,” jelasnya lagi.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI, aparat pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya antisipatif terhadap potensi bencana yang setiap tahun mengancam wilayah Kalbar.

Dengan pelatihan dan edukasi berkelanjutan, Kodim 1209/Bengkayang berharap seluruh wilayahnya tetap aman dan terhindar dari kerusakan yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Strategi Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan PT AMNL