Pergerakan Tanah di Purwakarta Masih Berlanjut
BNPB juga mencatat pembaruan terkait pergerakan tanah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, yang masih terjadi sejak bulan lalu.
Hingga Sabtu (14/6), pergerakan tanah tersebut telah menyebabkan 57 rumah rusak berat, tiga rumah rusak sedang, dan delapan rumah rusak ringan. Jalan penghubung di Kampung Cigintung, Desa Pasir Munjul pun terputus.
“Luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 18.757 meter persegi. Sebanyak 249 jiwa terdampak, dengan 115 orang bertahan di rumah, 79 mengungsi ke rumah kerabat, dan 55 jiwa mengungsi ke Kantor Desa,” ujar BNPB.
Baca Juga: BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem, Banjir dan Karhutla Ancam Banyak Daerah
BNPB telah menyalurkan bantuan darurat seperti sembako, matras, selimut, tenda keluarga, dan hygiene kit bagi warga terdampak.
BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
BNPB mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi selama musim kemarau ini.
Warga diimbau melakukan tindakan pencegahan seperti membersihkan saluran air, memperkuat tanggul, serta menyusun rencana evakuasi bersama keluarga.
“Masyarakat di wilayah rawan bencana juga diminta selalu mengikuti arahan petugas, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera melaporkan kebutuhan mendesak kepada BPBD setempat,” tutup pernyataan resmi BNPB.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Landa Indonesia, BNPB Catat 30 Bencana dalam Sehari
















