Dirinya menambahkan bahwa sapi-sapi yang diberikan dari gubernur dan presiden harus secara utuh dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bahkan, ia memberikan arahan jika untuk memasak bagi panitia dapat menggunakan sapi miliknya.
“Saya sendiri kebetulan juga berkorban di Masjid Agung juga. Sudah ada 5 ekor sapi. Kalau mau digunakan penyembelihan, mau dimasak, dan sebagainya yang punya saya saja. Punya presiden dan pak gubernur harus kita salurkan secara utuh kepada masyarakat,” ucapnya.
Baca Juga: Pemkot Pontianak Siapkan Strategi Jelang Iduladha, Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Stok Pangan Aman
(mro)
















