Wabup Sanggau Geram, Desak Penghentian Tambang Emas Ilegal di Sungai Kapuas

Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya aktivitas tambang emas ilegal di aliran Sungai Kapuas. Foto: HO/Faktakalbar.id
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menyampaikan sikap tegas terhadap maraknya aktivitas tambang emas ilegal di aliran Sungai Kapuas. Dok. HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau menegaskan sikap keras terhadap aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang masih marak di sepanjang aliran Sungai Kapuas. Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara terbuka meminta agar seluruh kegiatan PETI dihentikan, menyusul banyaknya laporan masyarakat yang resah dengan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Saya minta STOP dulu, jangan ada lagi aktivitas yang mencemari sungai,” tegas Susana saat dikonfirmasi melalui sambungan selular WhatsApp pada Kamis (29/5/2025).

Baca Juga: PETI di Sungai Kapuas Makin Marak, Warga Desak Pemkab dan Polres Sanggau Bertindak

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Susana mengaku menerima banyak aduan dari masyarakat, baik secara langsung saat berkunjung ke kampung-kampung di bantaran Kapuas, maupun melalui pesan pribadi. Keluhan warga mencakup suara bising dari mesin tambang, air sungai yang tak lagi layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, hingga kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan lingkungan.

“Kalau saya turun ke kampung di tepi Sungai Kapuas, selalu ada keluhan. Ada yang bilang tak bisa lagi cuci sayur pakai air sungai, ada juga yang terganggu karena suara bising. Bahkan ada warga yang bilang anak-anak mereka takut mandi di sungai,” ungkapnya.