Para ASN mengeluhkan kebijakan sentralistik yang diterapkan sejak November 2024, yang menyebabkan aset riset di daerah terlantar dan distribusi pegawai yang tidak merata.
Mereka menilai hal ini berdampak negatif pada kinerja BRIN serta bertentangan dengan prinsip meritokrasi.
Aksi damai ini diwarnai dengan orasi dan pembentangan spanduk tuntutan, serta pengawalan ketat dari petugas keamanan dan kepolisian untuk menjaga ketertiban selama demonstrasi berlangsung.
Hingga berita ini diturunkan, pihak BRIN belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan para pegawai tersebut. (*/red)
















