Pemkot Pontianak Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah saat menghadiri Evaluasi Kota Layak Anak di Ruang Pontive Center. Foto: HO/Faktakalbar.id
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah saat menghadiri Evaluasi Kota Layak Anak di Ruang Pontive Center. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) melalui berbagai kebijakan dan program. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, dalam kegiatan Evaluasi Kota Layak Anak Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Pontive Center, Senin (26/5/2025).

“KLA adalah sistem pembangunan berbasis hak anak yang mengintegrasikan komitmen dan sumber daya dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha secara menyeluruh dan berkelanjutan,” jelas Amirullah.

Baca Juga: Hardiknas 2025: Wali Kota Pontianak Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul

Ia menjelaskan bahwa pembangunan KLA mengacu pada 24 indikator pemenuhan hak anak yang dikelompokkan dalam lima klaster utama. Untuk itu, Pemkot Pontianak terus berupaya memastikan seluruh anak, terutama mereka yang membutuhkan perlindungan, bisa mengakses layanan penting seperti pengaduan, kesehatan, rehabilitasi sosial, bantuan hukum, hingga reintegrasi sosial.

Dalam hal capaian, Amirullah mengungkapkan bahwa Kota Pontianak telah mendapatkan sejumlah penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Kota ini pernah meraih penghargaan Kategori Pratama pada tahun 2011 dan 2014, serta Kategori Madya pada 2014, 2015, dan 2016. Meskipun sempat turun ke Pratama pada 2018 dan 2020, Kota Pontianak kembali naik ke Madya pada 2022 dan kemudian meraih Kategori Nindya di tahun 2023.

“Harapannya pada tahun 2024 kita dapat mencapai kategori Utama,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Amirullah juga menekankan bahwa meskipun penilaian KLA bisa mengalami fluktuasi, Pemkot Pontianak tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kelembagaan dan pemenuhan hak anak. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif dunia usaha, masyarakat, dan keluarga, dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak.

“Semoga anak-anak kita di Kota Pontianak dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang layak, sehingga menjadi generasi berkualitas untuk masa depan kota tercinta,” pungkasnya.

Baca Juga: Optimalkan Pajak Daerah, Pemerintah Kota Pontianak Susun Strategi Peningkatan PBB