Faktakalbar.id, SINTANG – Sebanyak 135 calon jemaah haji asal Kabupaten Sintang resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada Senin (26/05/2025).
Rombongan ini dilepas secara langsung di Halaman Pendopo Bupati Sintang oleh Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi.
Dalam sambutannya, Helmi mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama perjalanan ibadah haji, serta mengikuti arahan dari para petugas.
Baca juga: Satlantas dan Dishub Sekadau Ramp Check Armada Bus Jamaah Haji, Satu Bus Diminta Ganti Ban
“Ikuti seluruh arahan petugas dan memelihara sikap sabar, ikhlas, dan tawakal. Jaga nama baik Kabupaten Sintang, doa kami semua menyertai 135 calon haji, semoga kalian diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran. Dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Serta kembali ke Sintang dalam keadaan lengkap dan selamat. Doakan Sintang agar tetap damai dan sejahtera,” pesannya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Erwan Chandra Happy, menjelaskan bahwa dari total 135 calon jemaah, sebanyak 63 orang berjenis kelamin pria dan 74 orang wanita.
“135 orang tersebut terdapat jemaah berisiko tinggi berdasarkan standar haji yang berusia di atas 65 tahun berjumlah 12 orang, namun berdasar Dinas Kesehatan yang berusia di atas 60 tahun berjumlah 50 orang. Dari TNI-Polri ada 2 orang, PNS 65 orang, swasta 17 orang, BUMN 1 orang, PPPK 1 orang, pensiunan 9 orang, pedagang 3 orang, petani 4 orang, pelajar 1 orang, dan ibu rumah tangga 34 orang. 135 orang ini berasal dari 11 kecamatan,” ujarnya.
Rombongan akan diberangkatkan menuju Pontianak dengan menggunakan empat bus dan mendapatkan pengawalan dari jajaran Polres Sintang.
“Bapak ibu akan menginap satu malam di Pontianak. 27 Mei 2025 malam baru berangkat ke Batam. Terbang ke Jeddah pada 28 Mei 2025 sore. Gunakan waktu yang ada untuk istirahat yang cukup,” jelasnya.
Ia juga mengimbau seluruh jemaah untuk tetap kooperatif dan segera melapor apabila menghadapi kendala yang berpotensi menghambat perjalanan ibadah.
“135 calon haji akan tiba di Batam kembali pada 8 Juli 2025. Dan akan kami sambut di Kabupaten Sintang pada 9 Juli 2025 pagi. Tahun 2025 ini, jika ada calon haji yang mengalami masalah kesehatan dan tidak bisa terbang, maka bisa dipastikan, akan tidak bisa menunaikan ibadah haji tahun 2025 ini. Karena tidak bisa dititip di penerbangan selanjutnya, semua kursi di setiap penerbangan, penuh,” tutupnya. (jn)
















