Makan Saprahan: Sekda dan Sultan Sintang Dukung Pelestarian Demi Menjaga Identitas Budaya

Foto: Makan saprahan sebagai perayaan Hari Jadi Kota Sintang, Kamis (15/5/2025). Dok. Istimewa.
Foto: Makan saprahan sebagai perayaan Hari Jadi Kota Sintang, Kamis (15/5/2025). Dok. Istimewa.

Faktakalbar.id, SINTANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, bersama dengan Sultan Sintang, Raden Barrie Danu Brata, mendukung tradisi makan saprahan dapat dilestarikan oleh berbagai kelompok masyarakat di Kabupaten Sintang.

Pernyataan keduanya disampaikan di sela-sela acara Makan Saprahan Agung dan Makan Saprahan Anak Negeri di Pendopo Bupati Sintang pada Kamis, (15/5/2025) siang.

Kartiyus menyampaikan bahwa makan saprahan merupakan tradisi nenek moyang yang bagus dan harus dilestarikan.

Baca juga: Lomba Memasak Nasi Goreng Diikuti Oleh 8 Kepala OPD Sintang Pada Hari Jadi Sintang

“Di kampung juga ada tradisi makan bersama ini, hanya namanya beda-beda. Kita di kota ini khususnya etnis Melayu dinamakan makan saprahan. Kalau di kalangan etnis Dayak juga ada tradisi makan bersama, dan ini harus kita pertahankan,” jelasnya.

Kartiyus mengatakan bahwa budaya ini harus terus dilaksanakan demi menjaga kelestarian tradisi yang telah diwariskan sejak lama.

“Inilah budaya kita, dan harus dilestarikan. Kalau bukan kita yang akan menjaga dan melestarikan tradisi makan saprahan ini, siapa lagi,” tegas Kartiyus.