Sajian makanan dalam saprahan dinikmati dengan tangan, sementara sendok hanya digunakan untuk mengambil lauk. Adat ini sejalan dengan nilai-nilai Islam, yang menjadi identitas kuat masyarakat Melayu Sambas sejak dahulu.
Makna dan pengertian saprahan dalam masyarakat Melayu Sambas yang identik dengan agama Islam sejak zaman dahulu hingga sekarang tetap dilestarikan dan terpelihara, berpedoman pada enam rukun iman, dan lima rukun Islam.
Hingga kini, saprahan masih dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, mulai dari saprahan sangat sederhana, saprahan sederhana, hingga saprahan dalam acara pesta besar. Keberlangsungan tradisi ini menjadi cerminan kuatnya nilai budaya dan keagamaan yang terus dijaga oleh masyarakat Sambas.
(DNS)
Baca Juga: 170 Pelajar SMP Tanding Gelar Saprahan
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















