Faktakalbar.id, PONTIANAK – Bank Kalbar kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan terbaik kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak hanya bagi pegawai aktif, tetapi juga mereka yang akan memasuki masa pensiun.
Dalam kegiatan pembekalan bertajuk Menjelang Purna Tugas PNS di Lingkungan Pemprov Kalbar yang digelar di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (8/5), Bank Kalbar hadir dengan berbagai program dukungan bagi ASN purnabakti. Program tersebut mencakup Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan cicilan emas sebagai bentuk investasi jangka panjang.
Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah Bank Kalbar, Yuse Chaidi Amzar, mengatakan bahwa pihaknya ingin para pensiunan tetap produktif di masa purnanya.
“Kita inginkan di masa purna tugas mereka bisa tetap produktif, sesuai arahan Gubernur,” ujarnya.
Baca Juga: Bank Kalbar Gelar Donor Darah, 398 Kantong Terkumpul
Yuse menjelaskan bahwa membuka usaha adalah salah satu cara agar tetap aktif setelah pensiun. Untuk mendukung hal itu, Bank Kalbar menawarkan pinjaman KUR dengan syarat usaha sudah berjalan minimal enam bulan.
“Untuk mendukung hal itu, Bank Kalbar siap memberikan pinjaman KUR dengan syarat usaha sudah berjalan minimal enam bulan,” jelasnya.
Selain KUR, Bank Kalbar Syariah juga menawarkan program cicilan emas. Program ini dianggap sebagai investasi yang menguntungkan karena harga emas terus naik dari sekitar Rp1 juta per gram pada 2020 menjadi hampir Rp2 juta per gram pada 2025.
“Nisbah cicilan emas di Bank Kalbar Syariah hanya empat persen, sementara keuntungan investasi dari emas 25 persen per tahun. Berarti dengan nisbah empat persen yang kita bayar sebagai cicilan masih ada untung sekitar 20 persen,” terang Yuse.
Ratusan ASN yang hadir dalam kegiatan ini tampak antusias menerima informasi dan berbagai penawaran dari Bank Kalbar.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut menyampaikan pentingnya tetap aktif setelah pensiun, baik melalui kegiatan usaha maupun membagikan pengetahuan kepada masyarakat.
“Ilmu yang masih ada bisa ditularkan ke masyarakat,” katanya.
Ia juga mendukung pemanfaatan program KUR dari Bank Kalbar karena suku bunganya yang rendah.
“Kalau pinjam Rp30 juta untuk modal, bunganya hanya Rp900 ribu saja,” ujarnya.
Dengan berbagai program ini, Bank Kalbar berharap para pensiunan ASN dapat menjalani masa pensiun yang produktif, mandiri secara finansial, dan tetap bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
















