Disdukcapil Pontianak Luncurkan PECI HAJI, Permudah Anak Dapatkan KIA Langsung di Sekolah

Petugas Dukcapil Pontianak tengah merekam data siswa untuk pengurusan KIA. Foto: HO/Faktakalbar.id
Petugas Dukcapil Pontianak tengah merekam data siswa untuk pengurusan KIA. Foto: HO/Faktakalbar.id

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pontianak menghadirkan inovasi pelayanan publik terbaru bernama Pelayanan Cetak Kartu Identitas Anak Sehari Jadi (PECI HAJI) . Program ini dirancang untuk mempercepat proses penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), khususnya bagi siswa sekolah dasar dan menengah di Pontianak.

Kepala Disdukcapil Kota Pontianak, Erma Suryani, menjelaskan bahwa PECI HAJI adalah bentuk pelayanan jemput bola yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Melalui PECI HAJI, anak-anak bisa mendapatkan KIA langsung di sekolah tanpa harus ke kantor kami. Ini sangat membantu orang tua yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses,” ujar Erma.

Baca Juga: Pontianak Targetkan Capaian Kepemilikan KIA 80 persen

Hingga saat ini, sebanyak 118.557 anak di Pontianak telah memiliki KIA, atau sekitar 63,45 persen dari total jumlah anak di kota ini. Melalui PECI HAJI, Disdukcapil menargetkan peningkatan jumlah kepemilikan KIA secara merata, sekaligus mendukung percepatan pendataan anak usia dini.

Program ini dijalankan secara rutin setiap hari Selasa di sekolah-sekolah. Selain itu, pelayanan juga tersedia di ruang publik seperti Car Free Day pada minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulan. Ke depan, layanan ini akan hadir dalam format “PECI HAJI Goes to Mall” untuk menjangkau lebih banyak keluarga di lokasi strategis dan ramah anak.

Inovasi ini sejalan dengan program nasional dalam digitalisasi data kependudukan dan peningkatan efisiensi layanan publik. Dengan hadirnya layanan di lingkungan sekolah, proses pengurusan dokumen menjadi lebih cepat, efisien, dan ramah keluarga.

Tak hanya sebagai dokumen resmi, Disdukcapil juga mendorong pemanfaatan KIA untuk fungsi ekonomi. Melalui kerja sama dengan pelaku usaha dan UMKM, pemegang KIA bisa mendapatkan diskon atau keuntungan khusus di berbagai tempat usaha. Hal ini menjadikan KIA sebagai bagian dari ekosistem perlindungan sekaligus pemberdayaan anak.

Sejak diluncurkan tahun 2022, PECI HAJI terus berkembang lewat kolaborasi lintas sektor, terutama dengan sekolah dan dunia usaha. Inovasi ini menjadi contoh nyata bahwa pelayanan publik yang baik tidak harus rumit, melainkan cukup dengan pendekatan humanis dan kolaboratif.

“Kami ingin anak-anak di Pontianak merasa diperhatikan sejak dini. Identitas resmi adalah hak mereka, dan negara wajib memfasilitasinya. PECI HAJI adalah wujud komitmen itu,” tegas Erma.

Dengan berbagai manfaat dan kemudahan yang ditawarkan, PECI HAJI menjadi solusi praktis dan inklusif untuk memperluas akses kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kota Pontianak.

Baca Juga: Dukcapil Pontianak Aktivasi IKD 1.906 NIK

Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id