Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unka, Martinus Syamsudin, mengatakan saat ini jumlah mahasiswa FISIP Unka terdapat 1.176 mahasiswa dari empat angkatan. Ia pun menilai dengan adanya kuliah umum, dapat dijadikan sebagai sarana penting bagi mahasiswa untuk mendalami pembelajaran secara teori dan praktik.
“Teknologi informasi sangat penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Maka kuliah umum ini bisa memberikan manfaat bagi kami,” katanya.
Kepala Diskominfo Sintang, Paulinus, menegaskan bahwa penting adanya kolaborasi antar lembaga pendidikan dan pemerintah dalam menyikapi tantangan pelayanan publik berbasis digital.
“Bagaimanapun, teknologi informasi akan mempermudah masyarakat menerima pelayanan dari pemerintah. Meski belum maksimal, Pemkab Sintang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui TI,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti beberapa tantangan yang ada di lapangan, seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital masyarakat. “Pemanfaatan teknologi informasi memang banyak manfaatnya, namun untuk di Kabupaten Sintang masih ada hambatan yang harus kita hadapi bersama,” pungkasnya.
Kerja sama ini merupakan langkah awal dalam membangun hubungan yang sinergi antara dunia akademik dan praktisi pemerintahan, tentunya dengan harapan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, namun juga siap dalam praktik nyata pelayanan publik di era digital saat ini. (jn)
Baca juga: Kesbangpol Adakan Pembinaan untuk Seluruh ORMAS di Kabupaten Sintang
















