Ia menambahkan bahwa Paus Fransiskus telah mengikuti jejak Yesus dalam hidupnya dan melakukan banyak pembaharuan dalam Gereja Katolik.
“Ada banyak hal-hal istimewa yang beliau lakukan,” ungkapnya.
Selain memimpin Gereja Katolik, Bapa Uskup mengungkapkan rasa salutnya atas dedikasi Paus Fransiskus yang juga merupakan contoh Kepala Negara yang baik. “Saya beberapa kali ke sana, kecil sekali negaranya tetapi peran pemimpinnya sangat besar, bisa mempengaruhi pemimpin dunia,” jelasnya.
Di akhir kotbahnya, Bapa Uskup meminta umat untuk tidak larut dalam kesedihan, meskipun merasa kehilangan.
“Kita sedih namun sebagai orang beriman kita percaya bahwa beliau naik ke surga, mendoakan kita yang masih berjuang, dan meminta beliau mendoakan kita juga agar gereja dapat terus eksis dan dapat melanjutkan apa yang telah beliau perjuangkan,” pintanya.
Misa Requiem ini juga diadakan serentak di beberapa paroki lain sebagai bagian dari penghormatan kepada Paus Fransiskus. (jn)
















