Bencana Akibat Cuaca Ekstrem di Indonesia: Longsor di Balikpapan hingga Gempa di Padang Panjang

Kondisi rumah warga terdampak tanah longsor di Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Jumat (18/4). Foto: BNPB/Faktakalbar.id
Kondisi rumah warga terdampak tanah longsor di Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Jumat (18/4). Foto: BNPB/Faktakalbar.id

Selain itu, pada Sabtu malam (19/4) pukul 20.47 WIB, gempa bumi bermagnitudo 4,6 mengguncang wilayah Padang Panjang, Sumatera Barat. Meskipun tergolong gempa kecil, getarannya terasa hingga Bukittinggi dan Agam. Pusat gempa terletak di darat, sekitar 6 km timur laut Padangpanjang dengan kedalaman 10 km. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan akibat gempa.

Menanggapi meningkatnya intensitas cuaca ekstrem di Indonesia, BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Memasuki masa transisi dari musim hujan ke kemarau, yang kerap disertai angin kencang, warga diharapkan melakukan langkah mitigasi seperti memangkas pohon yang terlalu tinggi di sekitar rumah.

“Bagi warga yang tinggal di dekat tebing, perhatikan kondisi tanah dan struktur bangunan di sekitar. Jika terlihat retakan atau perubahan struktur, segera lakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan pihak terkait,” imbau BNPB.

Langkah-langkah preventif sangat penting untuk meminimalisir dampak dari bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga: Tanah Longsor di Kabupaten Subang, Satu Warga Dilaporkan Hilang