Baca Juga: Pengidap Sifilis Meningkat, Kepala Dinas Kesehatan Sintang Beri Himbauan
Selain itu, dari puskesmas baru bisa melakukan kunjungan ke area lokalisasi atau area prostitusi setelah diketahui adanya pasien yang terkena penyakit infeksi menular seksual. “Biasa kalau mereka sudah datang, baru kita lakukan kunjungan. Kita datangin lokalisasinya. Karena mereka sepertinya hampir setiap tahun itu ada perubahan,” ungkapnya.
Ia pun berharap agar masyarakat yang sudah terjangkit virus IMS untuk menyelesaikan pengobatannya hingga tuntas dan melakukan pemeriksaan bersama dengan pasangannya agar dapat segera diatasi penularan virus IMS ini.
Baca Juga: Warga Lebang Positif Rabies, Dinkes Sintang Imbau Segera Periksa Jika Tergigit Hewan
“Kemudian kalau pasangan yang ditemukan kasus seperti itu, kita harap pasangannya benar-benar diobatin dua-duanya bukan cuma satu, karena kita sebenarnya sangat-sangat ingin memutus mata rantai itu penularan penyakit infeksi penularan seksual ini,” tegasnya.
(Jn/Vika Krisa)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id
















