Dalam nasihatnya, ia menegaskan bahaya aksi tawuran yang bisa berdampak buruk bagi masa depan mereka.
Baca juga: Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Tekankan Kolaborasi Pengurus PKK Posyandu PAUD Dekranasda
“Kalian ini masih muda, masa depan masih panjang. Jangan sampai terjerumus dalam tindakan yang dapat merusak masa depan kalian. Perang sarung ini bukan sekadar permainan, tapi bisa berujung pidana jika menyebabkan korban luka atau lebih parah lagi,” ujar AKP Jatmiko.
Kapolsek juga mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama saat malam hari di bulan Ramadan, di mana aksi perang sarung dan kenakalan remaja kerap terjadi.
Setelah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan, keenam anak tersebut rencananya akan dipulangkan oleh Polsek Pontianak Selatan ke orang tua mereka dengan syarat tidak mengulangi perbuatannya. (RD)
Ikut berita menarik lainnya di Google News Faktakalbar.id