100 Hari Kerja, Edi-Bahasan Fokus Tujuh Program Kesejahteraan Masyarakat

“Kami juga memiliki program penanganan genangan yang akan menjadi role model penanganan drainase kawasan. Program ini menjadi solusi untuk masalah banjir yang kerap meresahkan warga,” ungkapnya.

 

Wakil Wali Kota menjelaskan tiga program lainnya meliputi penambahan kuota insentif guru mengaji dan fardhu kifayah, peningkatan insentif operasional RT/RW, serta program penanggulangan penyakit TBC.

 

“Semua program ini telah kami rancang dengan matang dan akan segera diimplementasikan demi kesejahteraan warga Pontianak,” imbuhnya.

 

Ia menambahkan, meski program tersebut menjadi target 100 hari kerja kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, namun tidak serta merta tuntas dalam 100 hari karena dalam pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

 

“Intinya, begitu kami dilantik dan selesai menjalani retret di Magelang, kami akan langsung bekerja untuk merealisasikan program-program yang menjadi target kami,” kata Bahasan.

 

Dalam melaksanakan visi misinya, tidak hanya terfokus pada target 100 hari kerja, program tahunan yang harus dituntaskan juga menjadi prioritas mereka. “Ada 25 program visi misi yang sudah dipersiapkan,” tutupnya

 

Program-program tersebut fokus utamanya adalah pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan layanan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur. (rfk/ *prokopim)