Kisruh Pameran Lukisan Yos Suprapto, PDIP Tegaskan Bukan Prabowo yang Tersinggung

Seniman Yos Suprapto bersama salah satu karya kontroversialnya yang memicu perdebatan di Galeri Nasional. Lst

Deddy juga menanggapi pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon, yang menyebut tidak ada pemberedelan dalam keputusan tersebut. Menurut Deddy, Fadli harus memahami lebih dalam arti pemberedelan. Ia juga mengkritik pernyataan Fadli dan Wakil Menteri Kebudayaan Giring, dengan menyebut cara pandang mereka cenderung menyerupai pola era Orde Baru.

“Fadli suka nulis puisi, Giring suka nyanyi, tapi kok pemikirannya seperti ini? Seharusnya mereka lebih hati-hati, apalagi keduanya adalah figur publik,” tegas Deddy.

Kontroversi ini memicu diskusi lebih luas tentang batasan kebebasan berkarya dan sensitivitas terhadap tema politik atau sosial. Meski demikian, Deddy menekankan bahwa publik perlu melihat peristiwa ini secara jernih dan tidak serta-merta menyalahkan pihak tertentu tanpa bukti yang jelas.

Dengan situasi ini, Galeri Nasional diharapkan dapat mempertahankan kebebasan ekspresi seni sekaligus menjaga sensitivitas terhadap audiens. Pameran seni, bagaimanapun, adalah cerminan keberagaman pandangan yang seharusnya dirayakan, bukan diperdebatkan.