Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menegaskan bahwa koalisi KIM telah berkomitmen untuk bersinergi dalam Pilgub 2024. “KIM memang sudah berkomitmen untuk saling menjalin koalisi di Pilgub,” ungkap Eddy.
Sementara itu, Herzaky Mahendra Putra, Koordinator Juru Bicara Demokrat, menyebut bahwa kolaborasi KIM dalam Pilkada memberikan kemudahan dalam menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.
Namun, KPU belum merilis hasil resmi Pilkada 2024. Pengumuman resmi rencananya akan disampaikan pada Minggu, 15 Desember mendatang. Sementara itu, klaim kemenangan pasangan calon didasarkan pada hasil rekapitulasi manual yang diterima melalui platform Jaga Suara 2024, inisiatif publik untuk transparansi penghitungan suara.
Kemenangan signifikan KIM Plus pada Pilkada Serentak 2024 ini tidak hanya mempertegas pengaruhnya di kancah politik nasional, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menghadapi berbagai tantangan pemerintahan di masa depan. Dengan dominasi di tingkat daerah, KIM Plus diharapkan mampu memperkuat sinergi kebijakan antara pusat dan daerah demi pembangunan yang lebih merata.
Meski demikian, Pilkada ini juga menjadi bukti bahwa peta politik Indonesia semakin dinamis, dengan pola koalisi yang terus berubah seiring kebutuhan politik di tiap daerah tetap di dominasi di tangan Prabowo Subianto dan kaolisinya.










