JAKARTA – Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, kongsi pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mencatatkan kemenangan besar dalam Pilkada Serentak 2024. Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara dari formulir C hasil pemungutan suara, KIM Plus berhasil memenangkan 26 dari total 37 pemilihan gubernur (pilgub) yang digelar tahun ini.
KIM, yang awalnya terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKB, dan Demokrat, berubah menjadi KIM Plus setelah bergabungnya Partai NasDem dan PKS. Meski sempat berpisah pada Pilpres, PKB kembali ke KIM setelah kekalahan dalam kontestasi tersebut.
Hasil hitung cepat menunjukkan dominasi pasangan calon yang diusung KIM Plus di berbagai daerah. Selain kemenangan di 26 provinsi, KIM Plus juga meraih hasil positif di lima provinsi lainnya melalui kolaborasi dengan PDIP. Total, KIM Plus mendominasi lebih dari 80 persen wilayah pemilihan.
Provinsi Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai ‘kandang banteng’ milik PDIP, menjadi sorotan utama. Pasangan Ahmad Lutfi-Taj Yasin Maimoen berhasil mengungguli Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, pasangan calon PDIP, dalam kontestasi ketat. Sebaliknya, PDIP mencatat kemenangan di Jakarta dengan pasangan Pramono Anung-Rano Karno.
Selain Jawa Tengah, KIM Plus juga berhasil menyapu bersih seluruh provinsi di Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Provinsi besar lainnya seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara turut memberikan kemenangan bagi koalisi ini.










