“Mari kita jadikan nilai-nilai solidaritas dan kebersamaan sebagai inspirasi di setiap langkah kita. Setiap orang harus bergotong-royong dan mengambil bagian bagi bangkitnya sosial nasional serta mengentaskan setiap persoalan keluarga di Indonesia,” tuturnya.
Kepala Dinsos Kota Pontianak Trisnawati menambahkan, dalam rangka mengentaskan persoalan sosial, pihaknya telah menciptakan inovasi B’DESUT yang berarti Berita, Data, Eksekusi, Segera, Urus, Tuntas. Inovasi ini menindaklanjuti seluruh laporan masuk masyarakat Kota Pontianak terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.
“Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, alhamdulillah kemarin inovasi B’DESUT mendapat juara pertama inovasi terbaik di lingkungan perangkat daerah Pemkot Pontianak,” imbuh Tina, sapaan akrabnya.
Tidak lupa pula dengan menggandeng pilar sosial yang terdiri dari Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Rehabilitasi Sosial sampai Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Dinsos juga menyediakan Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT).
“Untuk tempat pembinaan, Dinas Sosial ada menyediakan PLAT. Jadi untuk pembinaan oleh dinas sosial biasa dilakukan di pusat layanan anak terpadu atau PLAT yang beralamat di Jalan Ampera. Biasanya kami memberikan pembinaan sesuai dengan kondisi anak-anak yang kita tampung dari segi usia maupun jenis kelamin,” tutupnya. (rfk/ *kominfo/prokopim)










