Mau Tau Penggunaan Antibiotik yang Benar ? Ini Info dan Tips dari RSUD SSMA

 

Menurutnya, setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, sehingga antibiotik yang diberikan kepada orang lain tidak boleh digunakan untuk mengobati kondisi diri sendiri. Untuk itu pentingnya edukasi kepada keluarga, teman dan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar.

 

Penting juga untuk mengikuti dosis dan durasi yang telah ditentukan oleh dokter, meskipun sudah merasa lebih baik sebelum pengobatan selesai. Jangan mengurangi atau menghentikan pengobatan sebelum waktunya karena bakteri yang tidak tertangani sepenuhnya dapat berkembang menjadi lebih kuat dan resisten terhadap antibiotik.

 

“Untuk penyimpanan antibiotik sesuaikan dengan petunjuk pada kemasan, biasanya ditempat yang sejuk dan kering dan jangan menyimpan antibiotik untuk digunakan di lain waktu terutama jika sudah kedaluwarsa atau jika sudah selesai menggunakannya sesuai resep dokter.” lanjutnya

Jika saat menggunakan antibiotik mengalami efek samping atau reaksi alergi selama pengobatan antibiotik seperti ruam, gatal, atau kesulitan bernapas segera hubungi dokter. Dokter akan memberikan solusi atau mengganti antibiotik jika diperlukan.

 

“Dengan mengikuti tatacara penggunaan antibiotik yang benar, kita dapat melindungi diri kita sendiri dan orang lain dari risiko infeksi yang lebih serius dan membantu mencegah penyebaran resistensi antibiotik.” Tutupnya (rfk/*pkrs-humas/rsudssma)