Video yang menjadi sumber kontroversi menunjukkan Miftah berbicara kepada pedagang es teh dengan nada yang dianggap menghina, di depan jamaah tabligh akbar.
Dalam video tersebut, Miftah menyebut pedagang tersebut dengan kata-kata yang kurang pantas, yang kemudian memicu reaksi keras dari publik. Pedagang yang diketahui bernama Sonaji hanya terdiam menerima hinaan tersebut.
Kritik publik terhadap tindakan Miftah datang bertubi-tubi, termasuk desakan agar dirinya dicopot dari jabatan. Banyak warganet yang menilai tindakannya tidak mencerminkan seorang tokoh agama yang diberi kepercayaan di bidang kerukunan beragama.
Langkah Miftah untuk mengundurkan diri dinilai sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kejadian tersebut. Ia berharap keputusan ini dapat menjadi pelajaran bagi dirinya dan siapa pun yang memegang jabatan publik untuk menjaga sikap dan tanggung jawab terhadap masyarakat.










