PONTIANAK – Hasil hitung cepat (quick count) menunjukkan pasangan Ria Norsan-Krisantus unggul dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat 2024 dengan perolehan suara sebesar 52,59 persen.
Menyusul di posisi kedua, pasangan Sutarmidji-Didi Haryono memperoleh 37,49 persen, sementara pasangan Muda Mahendrawan-Jakius Sinyor berada di posisi ketiga dengan 9,93 persen.
Menanggapi hasil ini, Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Barat sekaligus Anggota DPR-RI Komisi V periode 2024-2029, Yuliansyah, menyampaikan apresiasinya terhadap proses demokrasi yang telah berlangsung.
“Menurut saya, hasil quick count yang dilakukan oleh para pihak merupakan gambaran awal yang penting. Namun, kita tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penentu final siapa yang terpilih menjadi Gubernur Kalimantan Barat,” ujar Yuliansyah saat diwawancarai Jumat, (29/11/2024).
Ia juga menekankan pentingnya menghormati hasil sementara yang telah dirilis.
“Kami menghormati hasil hitung cepat yang menunjukkan bahwa Pak Ria Norsan bersama Pak Krisantus berhasil unggul dalam Pilkada 2024. Sebagai Ketua DPD Gerindra Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat kepada Pak Norsan dan Pak Krisantus atas pencapaian ini. Semoga proses ini dapat berjalan lancar hingga hasil resmi KPU diumumkan,” tambahnya.
Pasangan Ria Norsan-Krisantus yang diusung oleh PDI-P dan beberapa partai lainnya menunjukkan keunggulan signifikan di 12 dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Sementara pasangan petahana Sutarmidji-Didi Haryono unggul di dua wilayah, yakni Kabupaten Sambas dan Kayong Utara. Di Kayong Utara, Sutarmidji-Didi Haryono unggul tipis dengan perolehan suara 48,09 persen dibandingkan 46,41 persen untuk Ria Norsan-Krisantus.
Meskipun hasil hitung cepat memberikan indikasi awal, Yuliansyah kembali mengingatkan bahwa hasil resmi dari KPU adalah penentu akhir.
“Mari kita tetap menghormati proses yang sedang berlangsung, sehingga siapapun yang terpilih dapat melanjutkan amanah rakyat dengan baik,” tutupnya.
















