Waspada PPOK, RSUD SSMA Berikan Penyuluhan

PONTIANAK – Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah kondisi paru-paru yang menurun fungsinya secara bertahap. PPOK mencakup dua kondisi utama yaitu bronkitis kronis dan emfisema, yang keduanya mengganggu aliran udara ke paru-paru.

 

Penyebab utama PPOK adalah merokok, namun paparan polusi udara, debu dan faktor genetik juga dapat mempengaruhi dan meningkatkan risiko. Hal tersebut disampaikan oleh dr Nihayatus Solikhah ketika memberikan edukasi kepada 25 pasien dan pengunjung UPT RSUD SSMA Kota Pontianak, Senin, (18/11).

 

“Gejala PPOK meliputi batuk kronis, sesak napas dan produksi dahak berlebihan serta kelelahan yang tidak biasa. Apabila ditemui gejala tersebut untuk segera periksa ke dokter untuk melakukan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat,” jelasnya.

 

Pada beberapa kasus, gejala PPOK sering dianggap sebagai tanda penuaan atau kebiasaan merokok, sehingga banyak orang terlambat untuk mencari pengobatan.