PONTIANAK – Anggota DPRD Kalimantan Barat, Arif Joni Prasetyo menilai bahwa program unggulan pasangan calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 1, Sutarmidji – Didi Haryono, yakni bedah 10 ribu rumah merupakan program realistis dan dibutuhkan oleh masyarakat Kalimantan Barat.
Dirinya berpendapat bahwa kondisi rumah tak layak huni di Kalbar memang saat ini masih cukup banyak. Maka dari itu, perlu adanya kepala daerah yang punya komitmen melakukan pembangunan.
“Program 10 ribu bedah rumah yang dicanangkan pasangan Sutarmidji – Didi sangatlah realistis dan butuhkan masyarakat. Target beliau membedah 10 ribu rumah tentu sangat baik dan saya yakin itu bisa. Apalagi masyarakat sangat memerlukan itu,” ungkapnya, Senin (4/11/2024).
Komitmen meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar pun sudah ditunjukkan Sutarmidji dengan memberikan sekolah gratis untuk jenjang siswa SMA dan SMK, kemudian membangun 43 sekolah baru dan 26 revitalisasi sekolah.
“Terbaru ada 5 ribu beasiswa yang bakal diberikan untuk mahasiswa. Disamping itu, capaian jalan mantap provinsi di era Sutarmidji juga meningkat tajam. Tercatat ada 80% jalan provinsi kategori mantap dari semula hanya 49%,” ucapnya. (mro)
















