Surya juga menjelaskan kondisi korban. Penumpang belakang di mobil hitam KB 1796 MP mengalami luka-luka namun masih sadar dan diketahui berasal dari Tayan. “Penumpang belakang mobil hitam KB 1796 masih sadar dan bisa bicara, tetapi yang lain tidak sadarkan diri,” ujar Surya.
Sementara itu, penumpang mobil Fortuner putih berplat KB 1078 EI, seorang perempuan, mengalami luka di wajah namun tetap sadar. “Saya lihat satu orang, perempuan, masih sadar meskipun berdarah dari hidung dan mulutnya,” tutup Surya.
Keterangan saksi dan kondisi korban ini mendeskripsikan betapa parahnya kecelakaan di Simpang Ampar, yang dikenal sebagai titik rawan di Kabupaten Sanggau. Hingga saat ini, Tim Media Faktakalbar masih berupaya mendapatkan pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait kejadian ini. (amb)










