Dirut Pindad Ungkap Produk Senapan Serbu AM-1 Dilirik Amerika Serikat

Dia menambahkan, ketertarikan AS terhadap senjata baru penerus SS2 itu dikarenakan kemudahan operasional serta bobotnya yang ringan sehingga nyaman digunakan untuk menunjang pasukan di berbagai medan.

 

Tak hanya potensi kerja sama pembelian dari AS, Mose juga mengaku adanya ketertarikan dari sejumlah negara di Asia Tenggara terhadap produk senapan serbu AM-1. Hasil Produksi anak bangsa Indonesia. Sedangkan PT Pindad sudah memproduksi sebanyak 20.000 pucuk.
Sekarang senjata produksi Pindad tersebut, lebih banyak untuk support pasukan-pasukan (TNI). Kita sangat berharap juga AM-1 kita akan masuk ke 5 batalyon infanteri penyangga,” ujarnya.(asp)