Harisson Harap PLBN Jadi Sentra Pertumbuhan Ekonomi Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., menyaksikan Peresmian 7 (Tujuh) Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) secara virtual di Ruang Data Analisis Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (2/10).Salah safu yang ikut diresmikan adalah PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang.

 

Harisson mengharapkan PLBN menjadi gerbang peningkatan ekspor produk-produk unggulan Kalbar. “Dengan begitu perekonomian Kalbar akan meningkat, dan saya harapkan PLBN di Provinsi Kalbar dapat menjadi pusat perekonomian bagi wisatawan mancanegara maupun lokal,” harap Harisson.

 

Dirinya berharap keberadaan PLBN-PLBN di Provinsi Kalbar akan menumbuhkan sentra-sentra ekonomi daerah perbatasan bagi para pelaku UMKM.

 

“Banyak orang Malaysia itu berbelanja ke Kota Bandung, ke Jakarta, hal ini seperti saya harapkan mereka tidak perlu lagi untuk kesana melainkan kita yang membawa produk-produk kita ke perbatasan. Jadi warga Malaysia/Sarawak itu berbelanja di pasar PLBN kita, dengan begitu akan membuat tumbuh kembang UMKM maupun sentra ekonomi di PLBN,” tutup Harisson.

 

Peresmian PLBN yang berdiri di atas lahan seluas 143.200 meter persegi ini menandai babak baru dalam upaya pengembangan wilayah perbatasan di Kalimantan Barat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Infrastruktur di PLBN dan merupakan tapal batas antara Indonesia dan Serikin (Malaysia) ini didominasi motif budaya Dayak Bidayuh, seperti gerbang kedatangan yang menampilkan tameng ukiran dayak dan menara pengintai yang dibuat menyerupai Rumah Baluk.