Data Akurat dan Tervalidasi Percepat Proses Pemulihan Wilayah Garut Pascagempa M4,9

JABAR– Dampak bencana gempa bumi magnitudo (M)4,9 di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (18/9), tidak sebesar di wilayah Kabupaten Bandung. Langkah pemulihan dapat berlangsung cepat dengan ketersediaan data yang akurat dan tervalidasi.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, hari ini, Kamis (19/9). Di hadapan Pj Bupati Garut Barnas Adjidin dan unsur forkopimda, Suharyanto mengatakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat mulai dilakukan meskipun masih di masa tanggap darurat.

 

“Segera didata rumah dan infrastruktur yang rusak,” ujar Kepala BNPB pada rapat koordinasi (rakor) yang juga dihadiri Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

 

Pada kesempatan itu, Suharyanto mengatakan dapat diutamakan kepada warga yang rumahnya rusak berat. “Prioritaskan pada rumah warga rusak berat yang masih di pengungsian,” ujarnya.