Ani Sofian Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran

 

Selain itu, pihaknya juga memberikan alat masak, selimut dan lainnya yang dibutuhkan masyarakat bagi yang rumahnya mengalami kebakaran. Menurut data pihaknya, sepanjang tahun 2024 hingga bulan September, pihaknya sudah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 30 warga korban kebakaran. “Sedangkan sepanjang tahun 2023 jumlah korban kebakaran penerima bantuan sekitar 40 KK,” sebutnya.

 

Sementara itu, Yahya (64), korban kebakaran di Jalan Prof Dr Hamka, menceritakan kronologis kebakaran yang menimpa rumahnya. Saat kejadian, dirinya sedang tidak berada di rumah karena melaksanakan ibadah Salat Jumat di masjid. Saat pulang dari salat, ia melihat api sudah membesar. Perkiraannya api berasal dari aliran listrik.“Penghuni rumah hanya dua orang, saya bersama istri,” imbuhnya.

 

Yahya menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Pemkot Pontianak dalam memberikan bantuan sandang dan pangan. Namun diakuinya bahwa kondisi rumah yang ditempatinya harus segera diperbaiki terutama bagian atap karena dikhawatirkan saat hujan turun, air akan masuk ke rumah.

 

Untuk melakukan perbaikan dan renovasi, perlu perizinan bangunan. Oleh sebab itu, ia berharap bantuan dari Pemkot Pontianak untuk memfasilitasi dan memberikan kemudahan dalam memperoleh izin bangunan.

“Mungkin dari pihak Pemkot Pontianak bisa memfasilitasi izin untuk merenovasi rumah kami,” tutupnya. (rfk/*prokopim)