Terhambat Perizinan, Jemaat Gereja Gelar Ibadah di Bawah Tenda

Umat Kristiani menjalankan ibadah di bawah tenda di lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan Gereja di Desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Pada Minggu (15/9/2024).Sumber: X @SammiSoh

SUKOHARJO – Puluhan jemaat Gereja Jemaat Kristus Indonesia Milenium Damai (GJKI MD) mengadakan ibadah Minggu di bawah tenda di atas lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan gereja di Desa Wirogunan, Kartasura, Sukoharjo, Minggu (15/9/2024).

Dalam ibadah tersebut, jemaat dari berbagai usia dengan khusyuk mengikuti perjamuan kasih yang dipimpin oleh Pastor Ari Suksmono.

Selain itu, doa khusus dipanjatkan untuk proses perizinan pembangunan gereja, yang telah berlangsung selama 11 tahun.

Pastor Stefanus Marsigit Sri Hartana, Ketua Panitia Pembangunan Gereja, menjelaskan meskipun persyaratan telah dilengkapi, rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai syarat terakhir dari Kementerian Agama belum diterima.

“Kami sudah berproses mengajuka izin pembangunan gereja sejak 11 tahun lalu. Kami sudah punya lahan. Semua persyaratan izin sudah kami penuhi, tapi tidak tahu sampai saat ini rekomendasi FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) yang menjadi syarat terakhir ijin dari Kemenag belum juga turun,” ungkap Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Pastor Stefanus Marsigit Sri Hartana, di lokasi ibadah.

Marsigit menegaskan bahwa pihak gereja tidak patah semangat dan terus berusaha melengkapi syarat-syarat yang diminta, seperti jumlah jemaat dan dukungan warga sekitar.