Sesuatu yang coba dicontoh perpustakaan kota lewat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) mereka. Sebuah upaya perpustakaan melalui pelibatan masyarakat sebagai wahana belajar sepanjang hayat.
“Sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pengguna
perpustakaan,” sambungnya.
Program itu diimplementasikan dalam banyak kegiatan. Khusus dalam rangkaian Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan 2024 di Pontianak, Disperpusip menggandeng Pontinesia dan Enggang Khatulistiwa.
Selain Beranda, mereka menyelenggarakan Sayembara Cerpen Membaca Pontianak, lomba yel-yel Gemar Membaca untuk pelajar SMP, review buku koleksi perpustakaan yang terbuka untuk umum, sedekah buku, membaca massal, kelas menulis bersama Bernard Batubara, bedah buku, kegiatan ngagak perpus, pelatihan pembuatan video, pelatihan public speaking, lokakarya anyaman akar keladi air, dan Panggung Literaksi. (rfk/*disperpusip)










