KSOP Buka Suara, Bantah Tuduhan Paksa KM Niaga Bahari Melintas di Luar Jadwal

 

KSOP juga menjelaskan bahwa wilayah di sekitar BUOY 3 memang dikenal memiliki karakteristik perairan yang menyempit dan lebih dangkal. Saat KM Niaga Bahari dalam perjalanan, terjadi penurunan ketinggian air sungai yang tidak terprediksi, menyebabkan kapal tersebut akhirnya kehabisan air dan kandas di lokasi.

“Kami sudah memperhitungkan segala sesuatunya dengan cermat, namun penurunan air yang mendadak saat kapal melintas menyebabkan situasi ini. Ini adalah risiko yang tidak bisa sepenuhnya dihindari, meskipun semua pihak sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” tambahnya.

 

Menanggapi lambatnya proses evakuasi yang menyebabkan terhambatnya pergerakan kapal lain, KSOP menegaskan bahwa proses tersebut sejatinya tidak memerlukan waktu lama. “Evakuasi kapal sebenarnya hanya membutuhkan waktu dua hari. Jika tidak ada kendala tambahan, distribusi logistik dan aktivitas pelayaran ini sudah bisa kembali berjalan normal dalam waktu singkat,” katanya.

 

KSOP juga meminta masyarakat dan para pihak yang terlibat untuk memahami kompleksitas situasi di perairan, serta menghargai upaya bersama dalam menyelesaikan permasalahan ini. Mereka menegaskan bahwa keselamatan kapal dan muatannya adalah prioritas utama, dan keputusan yang diambil selama insiden berlangsung telah mempertimbangkan aspek keamanan dan operasional.(ro).