Sementara itu, perwakilan United Cities and Local Governments (UCLG) Helmi Abidin menyampaikan, pihaknya turut membantu pemerintah daerah dalam menerjemahkan kesepakatan global. Lembaga ini membantu 240.000 pemerintah daerah di dunia untuk menjawab tantangan dalam mengimplementasikan kesepakatan hingga ke tingkat masyarakat.
Beberapa strategi diterapkan UCLG untuk mewujudkannya, misalnya dengan manajemen pengetahuan, penelitian, pembelajaran sesama. Ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan global hingga ke tingkat lokal.
Helmi mencontohkan pembelajaran yang telah bermanfaat di tingkat lokal maupun tantangan yang semakin dihadapi di tingkat lokal.
“Beberapa kota besar Asia mengalami _sinking city_. Ini terjadi di Jakarta, Bangkok dan Manila,” ujar Helmi mengenai tantangan dampak perubahan iklim global.
Ia menilai pemerintah daerah memiliki peran penting dan mewujudkan kesepakatan global, di antaranya untuk tujuan pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim. Di sisi lain, Helmi mengungkapkan adanya tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, misalnya kepentingan politik dan keterlibatan, perubahan kepemimpinan di pemerintahan dan prioritas serta kekurangan sumber pembiayaan.
Sejauh ini UCLG telah membantu pemerintah daerah di Indonesia untuk mendukung resiliensi berkelanjutan yang selaras dengan agenda global tersebut. Helmi menyampaikan, beberapa praktik baik dilakukan, seperti Pemerintah Kota Palu pascabencana gempa 2018 lalu atau pun rencana strategis Pemerintah DKI Jakarta terkait dengan sektor kesehatan.
Diskusi yang dimoderatori Direktur Mitigasi BNPB Berton Suar Pandjaitan ini juga menghadirkan narasumber dari Forum Pengurangan Risiko Bencana Bali I Putu Suta Wijaya. Dalam kesempatan itu, Suta menyampaikan pentingnya membangun kemitraan bersama organisasi pemerintah dan non-pemerintah melalui forum pengurangan risiko bencana dan DESTANA (Desa Tangguh Bencana). Diskusi GFSR tersebut menjadi bagian dari kegiatan pameran sains-teknologi internasional atau Asia Disaster Management and Civil Protection Expo and Conference (ADEXCO) pada 11 – 14 September di JIEXPO Kemayoran. (rfk/*pusdatin bnpb)










