Menurut jadwal, kapal baru bisa melintas aman antara 13-14 September 2024 saat kondisi air pasang memadai. Tindakan ini dianggap gegabah dan melanggar prosedur standar keselamatan navigasi.
Hingga kini, KSOP belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini, meskipun sudah beberapa kali dihubungi. Kandasnya KM Niaga Bahari telah memicu kerugian operasional yang signifikan dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan operator kapal logistik lainnya. Para pengusaha pelayaran mendesak transparansi dan penyelidikan mendalam atas dugaan intervensi ini.
Insiden ini menyoroti potensi risiko keselamatan dan keamanan di jalur pelayaran Sungai Kapuas, serta menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat. Masyarakat dan pelaku usaha berharap agar ada tindakan tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional di perairan tersebut. (R-69).










