Ia mengajak para orang tua untuk membawa anaknya ke posyandu, guna mewaspadai penyakit-penyakit tertentu yang memerlukan penanganan khusus.
“Tujuan kita ke posyandu adalah pencegahan, bagi orang tua yang tengah luang dan lapang harus punya semangat membawa anaknya ke posyandu,” sambungnya.
Ketua Posyandu Beringin, Premi Astri menyampai menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan kedatangan tim verifikator dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), serta TP PKK Pusat.
“Alhamdulillah, kami dari Posyandu Beringin dinyatakan masuk tiga besar dan selanjutnya akan dipilih kembali untuk menentukan siapa yang terbaik dari tiga daerah,” ujarnya.
Prestasi ini bukan yang pertama bagi Posyandu Beringin. Sebelumnya, mereka juga pernah meraih prestasi tingkat nasional dengan mendapatkan harapan tiga untuk tanaman obat keluarga pada 2014 dan menjadi Juara Umum Jambore Posyandu Provinsi Kalbar pada 2017.
Lurah Darat Sekip Teguh Yuliarto, turut bersyukur dan mendukung penuh Posyandu Beringin yang telah ditetapkan masuk tiga besar nasional dan maju ke tahap verifikasi pemilihan yang terbaik. Posyandu Beringin dari Kalimantan Barat akan bersaing dengan Posyandu di Gunung Kidul, Yogyakarta, dan DKI Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
“Tentu kami berharap dan mempersiapkan betul agar Posyandu ini bisa meraih yang terbaik,” ungkap Teguh.
Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar, juga mengapresiasi capaian Posyandu Beringin. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus mendukung dan memaksimalkan sumber daya yang ada agar Posyandu Beringin bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional.
“Ini tentu bukan hanya menjadi kebanggaan Kelurahan Darat Sekip, melainkan juga Kota Pontianak hingga Pemerintah Provinsi Kalbar. Harapan kita, juara dan prestasi ini bisa menular ke Posyandu lain yang ada di Pontianak,” pungkasnya. (rfk/*kominfo/prokopim )










