Harisson Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik Bidang Ekonomi Daerah Fiskal Tinggi

“Saat ini ketiga BUMD yang ada (Bank Kalbar, PT Jamkrida serta Perumda Aneka Usaha) semua berada pada kategori sehat. Kemudian terkait angka pengangguran, telah mengalami penurunan sebesar 0,85% dari angka 5,05% menjadi 4,20%, kemiskinan ekstrem, dari sebesar 1,41% di awal periode, saat ini sudah berada pada 0,57%. – untuk penyerapan anggaran, hingga saat ini sudah mencapai angka 50%, dengan beberapa Inovasi yang dilakukan berhasil menekan angka Prevalensi Stunting dari angka 15,66% menjadi 14,03%, serta pada sektor Layanan Publik berdasarkan indeks kepuasan konsumen (IKM) berada pada kategori sangat baik, dari angka 98,28 menjadi 99,90%.

 

Disamping itu, Harisson juga mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh media Tempo, sehingga memotivasi Pemprov Kalbar untuk terus konsisten dan bekerja dengan baik dalam menjalankan roda pemerintahan.

 

“Apresiasi akan menjadi acuan dalam memicu dan memacu Pemprov Kalbar untuk lebih baik dengan melahirkan inovasi-inovasi dalam hal pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian mengatakan ekspose media terhadap kinerja pemerintah daerah membantu kementerian dalam mengawasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Kategori-kategori yang masuk dalam apresiasi ini sangat berhubungan dengan apa yang kami evaluasi dan pendampingan dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Tito.

 

Apresiasi untuk pemerintah daerah ini bukan sebuah kompetisi. Namun demikian, Tempo mempertimbangkan berbagai indikator dan menggunakan data sekunder dari sejumlah lembaga.

 

Seperti Badan Pusat Statistis (BPS), data Indeks Masyarakat Digital Indonesia dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pengecekan pada Indeks Elektronifikasi Transaksi Keuangan Daerah yang dilansir Bank Indonesia melalui kantor-kantor perwakilannya di berbagai daerah, dan berbagai sumber lainnya untuk mengetahui perkembangan kinerja pemerintah daerah.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pengakuan atas pencapaian dan prestasi Penjabat Gubernur dan Bupati/Wali Kota dalam menjalankan tugasnya saat ini.

Saat ini Indonesia memiliki 552 pemerintah daerah yang terdiri dari 38 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota. Dari total daerah tersebut, terdapat 275 daerah yang dipimpin oleh penjabat Gubernur, Bupati, dan Wali kota. Dari ratusan penjabat kepala daerah itu, terpilih 17 penjabat bupati dan Wali kota, serta 16 Penjabat Gubernur.(rfk/*rfa/nzr adpim)