“Saya ketika itu heran, kenapa banyak asap, ketika saya periksa api sudah membesar di bawah. Saya cepat keluar rumah untuk meminta pertolongan warga, ” kata Jamrud Kamis (22/8/2024).
Jamrud juga menjelaskan bahwa Syarif Joni, seorang korban selamat lainnya, hanya bisa menyelamatkan barang-barang yang ada di depannya saat kebakaran terjadi.
“Joni langsung cepat menyelamatkan empat motor biar tidak meledak dan tidak membuat api semakin besar, bahkan Joni sempat kepikiran untuk kembali masuk ke dalam untuk menyelamatkan adeknya,” ungkap Jamrud.
Api yang cepat membesar menghanguskan rumah yang dihuni oleh 12 orang, menyebabkan lima orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka bakar, dan enam lainnya berhasil menyelamatkan diri. (rdh)










