Penghargaan kader berprestasi ini, jelas Nurul, diberikan kepada kader yang aktif dan memiliki SK minimal 3 tahun atau lebih berturut-turut, memiliki kemampuan menguasai 25 keterampilan Integrasi Layanan Primer yang melayani seluruh siklus hidup, jumlah prestasi yang didapatkan selama tahun 2022-2023 hingga jumlah inovasi yang dilaksanakan.
“Sepanjang tahun 2023 saya memiliki 1 prestasi di kota, 2 prestasi di tingkat provinsi dan 1 prestasi nasional serta memiliki 11 inovasi yang diterapkan sepanjang tahun 2022-2023,” paparnya.
Nurul menjadi satu di antara 230 kader kesehatan se-Indonesia yang menerima Penghargaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Teladan serta Kader Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2024. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengapresiasi dedikasi Nurul atas pelayanan yang diberikannya bagi kesehatan masyarakat Kota Pontianak.
“Kita harap ini menjadi motivasi untuk kader lainnya, sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah kepada kader yang aktif melayani, mudah-mudahan muncul lebih banyak lagi kader berprestasi,” paparnya.
Ani Sofian juga mengingatkan pentingnya dukungan dari semua pihak untuk menjaga dan meningkatkan kualitas program kesehatan yang telah berjalan. Ia menilai, penghargaan ini menunjukkan kualitas pelayanan dan inovasi yang luar biasa dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
“Penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen tinggi para kader posyandu kita. Mereka telah menunjukkan kualitas pelayanan dan inovasi yang luar biasa dalam mendukung program kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (rfk/ *kominfo)










