“Dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Pulau Kalimantan, maka kita semua terutama Penduduk di Kalimantan berharap akan dampak yang positif dengan Pembangunan IKN, salah satunya Percepatan Pembangunan di Provinsi – Provinsi lain sebagai mitra Ibu Kota Nusantara”, tutur Harisson.
Pada Kesempatan tersebut Penjabat Gubernur Kalimantan Barat juga mengharapkan dengan Pembangunan IKN dan dengan dipindahkannya Ibu Kota Nusantara maka masyarakat Kalimantan Barat khususnya akan lebih cepat mencapai kesejahteraan.
“Tentu saja Pemerintah Pusat tidak akan membiarkan provinsi-provinsi mitra Ibu Kota Nusantara tertinggal dalam hal Pembangunan dan pastinya Pembangunannya juga setara dengan IKN”, tambahnya..
Pesan Penjabat Gubernur Kalbar pada Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke – 79 untuk anak-anak Muda kita dan para remaja kita harus terus bersemangat untuk mengukir prestasi menjadi Generasi yang Sehat, Cerdas dan Unggul menuju Indonesia Emas Tahun 2045.
Pada Upacara Penaikan Bendera Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke – 79, Pj Gubernur Harisson juga berkesempatan menyematkan Tanda Jasa Satya Lencana dari Presiden Joko Widodo bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah mengabdi selama 30 tahun atas nama, R. Rizal Sukamto, 20 tahun atas nama Abdul Ghani yang merupakan Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalbar dan atas nama Fransiska Donita yang telah mengabdi 10 tahun.
Melalui upacara yang khidmat dan penuh makna ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat Kalimantan Barat, terutama generasi muda, dapat terus bersemangat dalam mengukir prestasi dan berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan semangat persatuan dan tekad yang kuat, Kalimantan Barat siap menjadi bagian integral dari kemajuan Indonesia di era baru ini.
Usai Upacara Penaikan Bendera Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke – 79, Penjabat Gubernur Harisson juga berkesempatan menandatangani Prasasti Pembangunan Gedung Klinik Terpadu dan Gedung Rawat Inap Anak di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedarso. (rfk/*sma/ica adpim)










