Ritual Sembahyang Kubur Terhambat, Warga Keluhkan Kondisi Pemakaman

PONTIANAK – Pelaksanaan ritual sembahyang kubur, tradisi tahunan masyarakat Tionghua di Pontianak, terganggu oleh kondisi memprihatinkan kompleks pemakaman. Pada Minggu, 11 Agustus 2024, peziarah di Kompleks Pemakaman Tionghua di Batu Layang KM.5 menghadapi tantangan berupa banjir, perawatan yang buruk, dan masalah keamanan.

 

HRS (45), salah satu peziarah, mengungkapkan kesulitannya saat melaksanakan ritual. “Setiap tahun, kami selalu dihadapkan dengan banjir di area pemakaman. Ini sangat menghambat proses sembahyang dan membuat kami tidak nyaman,” ujarnya.

 

Selain masalah banjir, laporan mengenai pembongkaran dan pencurian makam menambah kekhawatiran warga. LI (38) warga sekitar pemakaman, mengeluhkan minimnya keamanan di area tersebut. “Beberapa waktu lalu, saya mendengar ada makam yang dibongkar oleh orang tak dikenal. Ini sangat meresahkan, apalagi area pemakaman kurang penerangan sehingga rawan tindakan kriminal,” lanjutnya.