Kontroversi Musprov Kadin Berlanjut, Isu Kecurangan Pendaftaran Calon Kandidat Ketua Umum Mencuat

Informasi dari dokumen administrasi yang diperoleh di lokasi pendaftaran juga menegaskan bahwa hingga pukul 16.00 WIB pada hari terakhir pendaftaran, tidak ada satu pun dari empat orang yang mengambil formulir yang mengembalikannya. “Hanya Masjuansyah yang sempat mengembalikan formulir, namun setelah diperiksa, formulirnya dikembalikan lagi karena ada kekurangan dan sampai saat ini belum ada perbaikan,” ungkap Junaidi.

 

Dengan adanya berbagai polemik ini, Junaidi menyerukan agar proses pemilihan dilakukan secara terbuka dan adil. “Agenda utama Musprov ini adalah pemilihan Ketua Umum Kadin yang definitif. Kenapa harus ada intrik-intrik dan polemik yang tidak perlu? Jika pihak kalian siap, mari bertanding secara fair,” pungkasnya.

 

Dengan tidak adanya kandidat yang mengembalikan formulir hingga batas akhir, proses pemilihan Ketua Umum Kadin Kalimantan Barat menjadi semakin rumit dan penuh dengan tanda tanya. Junaidi dan rekan-rekannya menyerukan agar proses pemilihan dilakukan secara terbuka dan adil, untuk memastikan pemilihan Ketua Umum yang definitif dapat berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.(ro)