Semakin Meluas dan Mengkhawatirkan, Harisson Himbau Semua Pihak Gotong Royong Tangani Karhutla

 

“Saya turun ke sini untuk memastikan dan melihat langsung permasalahan karhutla di lapangan. Ditengah lokasi tersebut, saya juga mendapatkan beberapa laporan salah satunya dari Babinsa Desa Rasau Jaya umum yang menginformasikan beberapa kendala yang terjadi dilapangan. Jadi, Pak Babinsa sudah menyampaikan kepada saya mengenai tantangan yang dihadapi, salah satunya terkait pompa air. Saat ini masih ada air, tapi bagaimana jika kedepannya air habis? Ada beberapa merek pompa air yang handal, namun ada juga yang kurang dapat diandalkan,” ujar Harisson.

 

Selain keberadaan pompa air, Harisson juga menyoroti masalah kelengkapan alat seperti selang pemadam yang masih menjadi kendala di lapangan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk mencari solusi terbaik dalam penyediaan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla.

 

“Kami akan mencari solusi di Pemprov Kalbar, dan segera akan mengadakan rapat koordinasi dengan BNPB. Saya juga berterima kasih kepada Kapolda Kalbar dan Pangdam XII Tanjungpura. Kehadiran Kapolres Kubu Raya, Dandim 1207/Pontianak, BPBD Kalbar, BPBD Kubu Raya, Manggala Agni, dan KPH menunjukkan bahwa penanggulangan karhutla ini memang harus dilakukan secara bersama-sama,” tambah Harisson.(rfk/*rfa/nzr adpim)