Gangguan Global Terbesar Dalam Sejarah Akibat Pembaruan Perangkat Lunak CrowdStrike

 

CEO CrowdStrike, George Kurtz, mengakui tanggung jawab perusahaan atas masalah ini dan menyatakan bahwa perbaikan akan memerlukan waktu hingga lima hari. “Kami sangat menyesal atas dampak yang kami timbulkan terhadap pelanggan, wisatawan, dan semua pihak yang terkena dampak. Kami berkomitmen untuk memperbaiki masalah ini dan meningkatkan pengujian di masa depan,” ujar Kurtz.

 

Sementara itu, CEO Microsoft Satya Nadella menyalahkan CrowdStrike atas masalah ini dan mengarahkan timnya untuk membantu pelanggan dalam memulihkan sistem mereka. Microsoft melaporkan bahwa mereka berupaya keras untuk menghadirkan sistem kembali online.(mro)