Berawal dari KUM Bank Kalbar, Dimsum Mini Produksi Rumahan Lesly Dinanti Setiap Hari

 

Karena banyaknya pesanan, sementara dimsum frozen butuh lemari pendingin, Lesly kemudian memberanikan diri untuk mengajukan pinjaman kredit dari Bank Kalbar, yakni KUM (Kredit Usaha Mikro) yang pengurusannya tidak ribet dan prosesnya pun cepat. Sesuai kebutuhan, Lesly mengajukan pinjaman sebesar Rp 5 juta. Ini dimanfaatkan untuk membeli lemari pendingin atau kulkas serta kebutuhan usahanya.

 

Lesly lega, karena pinjaman modal KUM sangat membantu usaha jualan dimsum. “Pinjaman modal usaha ini, walaupun kecil terasa sangat membantu usaha saya. Omset pun bisa bertambah,” tutur Lesty.

 

Selanjutnya, Lesly memang berkeinginan terus mengembangkan usahanya. Bahkan dia berharap bisa memiliki toko sendiri. Lesly membidik di area sekitaran rumahnya saja, yang masih cukup luas. Namun tentu itu membutuhkan modal yang tidak sedikit. “Iya, rencana memang ada, inginnya bikin tempat untuk usaha. Tapi ini untuk ke depan, dan ada juga rencana memanfaatkan lagi kredit dari Bank Kalbar,” ucapnya.

 

Gadis ini memang sudah terlanjur mencintai dunia usaha. Bahkan jika selesai kuliahpun, mimpinya cuma ingin berbisnis. Bagi Lesly dunia usaha begitu menantang dan menarik, ketimbang menjadi pegawai atau PNS.

 

“Kalau kita jadi pengusaha kan duitnya bisa dikejar, ada target. Tapi kalau hanya jadi pegawai, hanya makan gaji. Kayaknya gak asyik,” ucap Lesly.

 

Agar usaha bertumbuh dan berkembang, tentu butuh support, terutama pendanaan. Pilihan Lesly memang kepada Bank Kalbar, karena pelayanan yang baik dan proses cepat, pun untuk suku bunga yang dikenakan tidaklah terlalu memberatkan usaha-usaha kecil seperti dirinya.

 

Bank Kalbar sendiri dengan tagline Bank Kite Punye Kite ini memang berkomitmen untuk membantu memajukan usaha-usaha kecil yang dikelola masyarakat. Skema program pinjaman kreditnya pun banyak, dan bisa dimanfaatkan dari usaha kecil seperti KUM dengan pinjaman mulai Rp 5 juta hingga KUR (Kedit Usaha Rakyat) yang nilainya di atas ratusan juta Rupiah untuk pelaku usaha agar lebih berkembang lagi, bahkan bisa naik kelas dari usaha kecil hingga bertumbuh besar.(*r)