FAKTA KALBAR – Kementerian Kesehatan (Kemenkes)membeberkan, faktor utama penyebab angka kematian dan kasus DBD tahun 2024 ini melonjak dari tahun sebelumnya. Setidaknya terdapat dua faktor utama, yang membuat kasus DBD meroket di tahun 2024 ini.
Faktor pertama, karena curah hujan tinggi di awal tahun 2024. Genangan air akibat hujan tersebut, membuat nyamuk lebih leluasa berkembang biak.
“Pertama, karena masalah curah hujan. Curah hujan 2024 ini di awal-awal lebih tinggi dibandingkan tahun 2023. Curah hujannya itu nggak merata, jadi hujan 2 sampai 3 hari kemudian nggak hujan selama seminggu,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes, Imran Pambudi, Rabu 26 Juni 2024.
Faktor kedua, lanjut Imran, pada awal tahun banyak agenda nasional seperti Pemilu 2024. Kegiatan kampanye Pemilu 2024 misalnya, membuat masyarakat jadi kendor pengawasannya terhadap DBD.
















