Lindungi Anak-Anak dari Tembakau, RSUD SSMA Berbagi Informasi Hidup Sehat Tanpa Rokok

 

Selain rokok filter/kretek ternyata rokok elektronik juga berbahaya bagi tubuh karena mengandung propilen glikol, nikotin, perisadiasetil dan zat karsinogenik. Kandungan ini meningkatkan risiko gangguan pernafasan seperti asma dan berbagai jenis kanker dalam tubuh.

 

“Ada beberapa faktor yang mendorong seseorang untuk merokok seperti ingin mencoba cita rasa yang di promosikan oleh iklan, ingin tampil gaul, dasar setia kawan, adanya persepsi rokok dapat menghilangkan stress, mengusir rasa sepi, jenuh dan galau, ” paparnya.

 

Menurut Fitri, Banyak faktor seseorang kesulitan berhenti merokok karena telah kecanduan terhadap rokok dan saat tidak merokok pecandu akan mengalami rasa tidak nyaman, sulit konsentrasi dan mudah marah hal ini lah yang menyebabkan timbul dorongan untuk merokok kembali.

 

“Saya memberikan tips untuk mulai berhenti merokok yaitu bulatkan tekad berhenti merokok atau kurangi jumlah rokok yang dihisap perharinya,” pungkasnya. (rfk/*pkrs-humas/rsudssma)