Orang nomor satu di Kalbar tersebut juga mengungkapkan, IAIN Pontianak juga diharapkan dapat mencetak ulama-ulama, sarjana, dan guru besar yang sungguh-sungguh mengerti dan dapat mengamalkan dengan baik hukum-hukum Islam sesuai Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shalallahualaihi wassalam.
“Pada hari ini, IAIN Pontianak akan mengukuhkan delapan orang Guru Besar. Guru Besar merupakan sebuah pencapaian tertinggi dalam dunia akademik. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan juga selaku pribadi, saya mengucapkan selamat kepada Civitas Akademika IAIN Pontianak yang pada pagi ini akan mengukuhkan 8 (delapan) Guru Besar. Merupakan suatu kebanggaan bagi saya pribadi dan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat, atas pengukuhan beberapa dosen IAIN Pontianak menjadi Guru Besar pada hari ini,” ujarnya.
Diakhir sambutannya, Harisson berharap kepada para Guru Besar yang hari ini dikukuhkan telah menunjukkan dedikasi, komitmen, dan kontribusi yang luar biasa dalam bidangnya masing-masing. Menjadi sumber inspirasi bagi kita semua, terutama dalam menumbuhkan semangat belajar dan menggali ilmu yang lebih dalam lagi.
“Sebagai Penjabat Gubernur, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Guru Besar yang akan dikukuhkan atas dedikasi dan kontribusinya. Saya yakin, 8 (delapan) Guru Besar IAIN Pontianak ini akan terus mengembangkan keilmuannya dan memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan IAIN Pontianak dan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Barat,” tutupnya.
Delapan guru besar yang dikukuhkan tersebut diantaranya, Prof. Dr. Syarif, S.Ag., M.A., Dr. H. Saifudin Herlambang, M.A., Dr. Dwi Surya Atmadja, M.A., Dr. Hermansyah, S. Ag. M.Pd., Dr. Muhammad Edi Kumanto, M. Pd., Dr. Muhammad Hasan, M.Ag., dan Dr. Dahlia Haliyah, M.Ag. (rfk/*rfa adpim)










